Kronologi aksi kontroversial sounds project menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial setelah sebuah insiden di area festival memicu kemarahan publik [1][2]. Festival musik tahunan yang seharusnya menjadi ajang hiburan dan apresiasi seni ini mendadak disorot tajam karena aktivitas di salah satu booth sponsor yang dinilai tidak sensitif terhadap nilai keagamaan [2][4]. Akibatnya, gelaran acara yang berlangsung di Jakarta ini berujung pada laporan polisi atas dugaan penistaan agama [5][6].
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kronologi, penyebab kemarahan publik, hingga langkah hukum yang sedang berjalan terkait insiden tersebut.
---
Awal Mula Insiden di Booth Sponsor Newport
Festival musik The Sounds Project yang diselenggarakan pada 9 Agustus 2026 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, awalnya berjalan dengan meriah [2][6][7]. Namun, situasi berubah menjadi penuh kecaman setelah beredarnya video amatir dari salah satu booth sponsor acara, yaitu Newport [2][4].
Di booth tersebut, pihak sponsor mengadakan sebuah aktivasi atau tantangan bagi para pengunjung festival [2]. Tantangan tersebut berupa pembacaan atau hafalan ayat suci Al-Qur'an [2][7]. Hal yang memicu kontroversi luar biasa adalah hadiah dari tantangan tersebut, di mana peserta yang berhasil membaca atau menghafal Al-Qur'an dijanjikan akan mendapatkan minuman keras (miras) atau minuman beralkohol secara gratis [2][4][7].
---
Mengapa Aktivitas Ini Memicu Kecaman Publik?
Aksi ini langsung memicu reaksi keras dari netizen dan berbagai kelompok masyarakat segera setelah videonya tersebar luas di media sosial [2][4]. Ada beberapa alasan utama mengapa publik mengecam keras aktivitas promosi tersebut:
- Pencampuran Hal Suci dengan Hal yang Dilarang: Dalam ajaran Islam, Al-Qur'an adalah kitab suci yang sangat dihormati, sedangkan minuman keras (khamr) adalah hal yang dilarang keras. Mengaitkan keduanya dalam sebuah tantangan promosi dinilai sebagai bentuk pelecehan nilai-nilai spiritual [2].
- Kurangnya Sensitivitas Sponsor: Publik menilai pihak sponsor tidak melakukan kurasi yang matang dalam membuat konsep promosi, serta mengabaikan sensitivitas masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim [2][4].
- Dampak Sosial di Area Publik: Melakukan promosi minuman keras dengan memanfaatkan simbol keagamaan di tengah festival musik terbuka dinilai melanggar batas etika promosi [2].
---
Kronologi Aksi Kontroversial Sounds Project dan Penyelidikan Polisi
Setelah video tantangan tersebut viral, gelombang protes tidak hanya berhenti di kolom komentar media sosial [2][5]. Kasus ini dengan cepat bergeser ke ranah hukum demi meredam ketegangan di tengah masyarakat [5][6].
Berikut adalah perkembangan hukum yang kini sedang berjalan:
- Pelaporan ke Polda Metro Jaya: Sebanyak lima pihak secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penistaan agama [5].
- Penyelidikan oleh Kepolisian: Pihak Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan penistaan agama terkait promosi minuman keras tersebut [6][7]. Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian di Ancol [7].
Sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian, banyak netizen yang aktif berdiskusi di berbagai platform digital, termasuk memantau perkembangan berita viral lewat LINK ALTERNATIF TARUMA4D yang menyajikan berbagai update menarik seputar tren masa kini.
---
Tanggapan dan Klarifikasi Resmi Pihak Penyelenggara
Menyadari situasi yang semakin memanas, pihak penyelenggara festival musik The Sounds Project akhirnya buka suara untuk memberikan penjelasan [8]. Melalui pernyataan resmi mereka, penyelenggara menyampaikan beberapa poin klarifikasi guna meredam situasi [4][8]:
- Teguran Keras kepada Sponsor: Penyelenggara mengaku telah memberikan teguran keras secara langsung kepada pihak Newport selaku sponsor yang bertanggung jawab atas booth tersebut [8].
- Evaluasi Menyeluruh: Pihak promotor berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap seluruh prosedur kerja sama dengan pihak ketiga atau sponsor di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang kembali [8].
- Permintaan Maaf: Penyelenggara juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan dari kelalaian pengawasan di area festival [4][8].
Meskipun klarifikasi telah diberikan, proses hukum tetap berjalan sesuai dengan koridor yang berlaku [5][6]. Kasus yang bergulir dengan cepat ini menuntut transparansi informasi, layaknya kecepatan pembaruan data yang biasa dipantau publik melalui LIVE DRAW SDY untuk mendapatkan hasil yang akurat secara langsung.
---
Kesimpulan
Insiden promosi minuman keras berkedok tantangan hafalan Al-Qur'an di festival The Sounds Project 2026 menjadi pelajaran berharga bagi seluruh promotor acara dan pemilik merek di Indonesia [2][4]. Sensitivitas terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap strategi pemasaran, sekreatif apa pun konsep yang ingin diusung.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai kejadian ini? Apakah tindakan hukum yang diambil sudah tepat? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini!
---
Sources
[1] Festival musik The Sounds Project 2026 jadi sorotan setelah ... — https://www.instagram.com/p/Db7lXRxEm-4/ [2] Kronologi Lengkap Aksi Viral Baca Al-Quran demi Miras di ... — https://www.rctiplus.com/news/detail/inews/5448814/kronologi-lengkap-aksi-viral-baca-al-quran-demi-miras-di-the-sounds-project- [3] Konser musik The Sound Project yang berlangsung di Jakarta ... — https://www.instagram.com/p/Db8V9lRGn6E/ [4] Kronologi Lengkap Aksi Viral Baca Al-Quran demi Miras di ... — https://www.inews.id/lifestyle/seleb/kronologi-lengkap-aksi-viral-baca-al-quran-demi-miras-di-the-sounds-project [5] Kasus Dugaan Penistaan Agama di Festival The Sounds ... — https://www.youtube.com/watch?v=iHaitt-6vOY [6] Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan penistaan agama dalam ... — https://www.instagram.com/reel/Db5M46FzXBD/ [7] Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua orang yang ... — https://www.instagram.com/p/Db9jjprzNgJ/ [8] Pihak The Sounds Project akhirnya buka suara merespon ... — https://www.instagram.com/reel/Db8AVGnlNKq/




